Dehidrasi pada Ibu Hamil
Ibu hamil mempunyai kebutuhan cairan yang lebih tinggi dibandingkan wanita tidak hamil. Dehidrasi selama kehamilan dapat membahayakan kesehatan ibu maupun janin, sehingga tidak boleh dianggap sepele. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil menjaga asupan cairan yang memadai setiap hari.
Penyebab Dehidrasi pada Ibu Hamil
Beberapa penyebab dehidrasi selama kehamilan antara lain adalah morning sickness (mual muntah), diare, demam, dan kurangnya asupan cairan. Perubahan hormonal juga dapat menyebabkan keringat berlebih dan semakin meningkatkan kebutuhan cairan.
Risiko bagi Ibu dan Janin
Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi dini, ketuban pecah sebelum waktunya, dan gangguan pertumbuhan janin. Selain itu, ibu hamil juga berisiko mengalami pusing, kelelahan, dan penurunan tekanan darah.
Ibu hamil dianjurkan minum air putih sedikit-sedikit namun sering, serta mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar. Jika mengalami gejala dehidrasi seperti haus berlebihan, urin sangat kuning, atau merasa lemah, segera konsultasikan ke dokter.