Jump to content

Cuka sebagai Herbisida Alami

From Wiki Berbudi

Cuka merupakan salah satu herbisida alami yang paling mudah ditemukan dan digunakan dalam pengendalian gulma. Kandungan asam asetat pada cuka mampu merusak jaringan tanaman gulma sehingga menyebabkan kematian. Efektivitas cuka sebagai herbisida alami telah banyak dibuktikan dalam berbagai penelitian dan praktik pertanian skala kecil.

Cara Kerja Cuka

Cuka bekerja dengan cara mengeringkan dan menghancurkan daun serta batang gulma. Asam asetat yang terdapat dalam cuka mengganggu proses metabolisme sel tanaman sehingga menyebabkan kerusakan jaringan. Namun, cuka umumnya hanya efektif pada gulma muda dan tidak mampu membunuh akar gulma yang sudah dewasa.

Penggunaan dan Dosis

Cuka biasanya diaplikasikan langsung pada bagian daun gulma menggunakan alat semprot. Konsentrasi cuka yang umum digunakan berkisar antara 5-20%, tergantung jenis gulma yang ingin dikendalikan. Penggunaan cuka harus hati-hati agar tidak mengenai tanaman budidaya karena sifatnya yang non-selektif.

Keamanan dan Dampak Lingkungan

Dibandingkan dengan herbisida sintetis, cuka lebih cepat terurai di lingkungan dan tidak meninggalkan residu berbahaya. Namun, penggunaan berlebihan tetap harus dihindari agar tidak mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah.