Biologi sintetik
Tampilan
Biologi sintetik adalah bidang interdisipliner dalam biologi yang menggabungkan prinsip-prinsip rekayasa untuk merancang, membangun, dan memodifikasi sistem biologis baru atau yang sudah ada. Bidang ini memanfaatkan pengetahuan dari bioteknologi, genetika, biologi molekuler, dan informatika untuk menciptakan organisme atau komponen biologis dengan fungsi yang diinginkan. Tujuan utama biologi sintetik adalah untuk menghasilkan solusi inovatif di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pertanian, lingkungan, dan energi terbarukan.
1. Konsep dasar biologi sintetik
- Dogma sentral biologi molekuler
- Central dogma dalam konteks rekayasa genetik
- Standarisasi komponen biologis
- BioBrick
- Part biologis modular
- Engineering biology
- Bioteknologi berbasis desain
2. Teknologi dan metode
- DNA synthesis
- Polymerase chain reaction
- Cloning molekuler
- Gen editing menggunakan CRISPR-Cas9
- Rekayasa genom
- Metabolic engineering
- Gene circuit
- Cell-free protein synthesis
- Directed evolution
3. Aplikasi dalam kesehatan
- Terapi gen
- Vaksin rekayasa
- Biosensor untuk deteksi penyakit
- Probiotik rekayasa
- Pengobatan presisi
- Imunoterapi
4. Aplikasi dalam pertanian
- Tanaman transgenik
- Biofertilizer
- Rekayasa ketahanan tanaman
- Pengendalian hama biologis
- Peningkatan nutrisi tanaman
5. Aplikasi dalam lingkungan
- Bioremediasi
- Pengolahan limbah biologis
- Bioindikator
- Produksi bioplastik
- Pengendalian polusi berbasis organisme rekayasa
6. Aplikasi dalam energi
7. Etika dan regulasi
- Biosecurity
- Biosafety
- Regulasi bioteknologi
- Etika penelitian biologi
- Dual-use research
- Hak paten dalam biologi sintetik
8. Pendidikan dan penelitian
- Laboratorium biologi sintetik
- Kompetisi iGEM
- OpenWetWare
- Pendidikan STEM dalam biologi
- Publikasi ilmiah di bidang bioteknologi
9. Masa depan biologi sintetik
- Organisme minimal
- Xenobiology
- Artificial cell
- Synthetic genome
- Biologi kuantum dalam konteks sintetik
- Nanobioteknologi