Lompat ke isi

Baterai Baghdad

Dari Wiki Berbudi

Baterai Baghdad, juga dikenal sebagai Baterai Parthia, adalah artefak yang ditemukan di wilayah Baghdad, Irak. Artefak ini diyakini berasal dari periode Parthia atau Dinasti Sassanid yang berumur lebih dari dua ribu tahun. Baterai ini pertama kali ditemukan pada tahun 1936 oleh seorang arkeolog Jerman bernama Wilhelm König ketika ia melakukan penggalian di Khujut Rabu, dekat Bagdad.

Deskripsi

Baterai Baghdad terdiri dari bejana tanah liat, batang besi, dan silinder tembaga. Bejana tanah liat tersebut memiliki tinggi sekitar 13 cm dengan diameter sekitar 8 cm. Di dalam bejana terdapat silinder tembaga yang tertutup di satu ujungnya. Batang besi ditempatkan di dalam silinder ini, tetapi tidak menyentuh bagian tembaga. Struktur ini mirip dengan sel elektrokimia modern.

Teori dan Interpretasi

Ada berbagai teori mengenai fungsi dan penggunaan Baterai Baghdad. Salah satu teori menyatakan bahwa artefak ini digunakan sebagai perangkat elektroplating untuk melapisi perhiasan logam dengan emas. Teori lain berpendapat bahwa Baterai Baghdad mungkin digunakan untuk tujuan medis, seperti pengobatan dengan kejutan listrik. Namun, beberapa peneliti skeptis mengenai fungsi elektrokimia dari artefak ini dan menganggap bahwa struktur ini mungkin hanya kebetulan.

Kontroversi

Baterai Baghdad memicu perdebatan di kalangan ilmuwan dan arkeolog mengenai apakah artefak ini benar-benar sebuah baterai atau tidak. Beberapa ahli percaya bahwa artefak ini membuktikan adanya pengetahuan elektrisitas di zaman kuno. Namun, skeptisisme tetap ada karena kurangnya bukti langsung tentang penggunaannya sebagai sumber energi listrik. Selain itu, tidak ada catatan tertulis dari periode tersebut yang menjelaskan fungsi dari artefak ini.

Pranala Menarik