Basofil pada Penyakit dan Gangguan Imun
Basofil tidak hanya terlibat dalam reaksi normal tubuh, tetapi juga pada berbagai penyakit dan gangguan imun. Perubahan jumlah atau fungsi basofil sering terlihat pada beberapa kondisi medis, sehingga sel ini menjadi indikator penting dalam diagnosis.
Basofil pada Penyakit Alergi
Pada penyakit alergi, basofil sering kali sangat aktif dan jumlahnya dapat meningkat. Aktivasi berlebihan basofil dapat menyebabkan gejala alergi berat seperti anafilaksis.
Basofil pada Gangguan Hematologi
Pada beberapa jenis leukemia, terutama leukemia myeloid kronis, ditemukan peningkatan jumlah basofil secara signifikan. Hal ini menjadi salah satu penanda dalam diagnosis penyakit tersebut.
Gangguan Imun Lainnya
Selain alergi dan leukemia, basofil juga dapat mengalami disregulasi pada penyakit autoimun dan inflamasi kronis seperti lupus eritematosus sistemik. Oleh karena itu, pemeriksaan basofil penting dalam evaluasi berbagai gangguan imun.