Lompat ke isi

Bahan Bakar Roket Cair

Dari Wiki Berbudi

Bahan bakar roket cair adalah salah satu jenis bahan bakar yang digunakan secara luas dalam peluncuran roket modern. Sistem ini mengandalkan dua komponen utama, yaitu bahan bakar dan oksidator, yang disimpan dalam bentuk cair dan dicampurkan di dalam ruang bakar roket untuk menghasilkan daya dorong yang besar.

Komponen Utama

Bahan bakar cair biasanya terdiri dari hidrogen cair, kerosene (RP-1), atau metana cair, sedangkan oksidator yang sering digunakan adalah oksigen cair (LOX). Perpaduan antara bahan bakar dan oksidator ini menghasilkan reaksi kimia yang sangat eksotermis, menghasilkan gas panas yang diekspulsikan melalui nozel roket.

Keunggulan dan Kekurangan

Keunggulan utama dari bahan bakar cair adalah kemampuannya untuk dikendalikan, dimatikan, dan dihidupkan kembali selama penerbangan. Namun, sistem ini cenderung lebih kompleks karena memerlukan pompa bertekanan tinggi dan sistem penyimpanan kriogenik.

Penggunaan pada Misi Luar Angkasa

Bahan bakar roket cair banyak digunakan pada roket besar seperti Saturn V dan Falcon 9. Keunggulannya dalam efisiensi dan pengendalian membuatnya sangat ideal untuk misi antariksa berawak maupun tak berawak.