Bahan bakar nuklir merupakan komponen utama dalam operasi reaktor air ringan. Jenis bahan bakar yang paling umum digunakan adalah uranium yang telah mengalami proses pengayaan uranium.

Komposisi Bahan Bakar

Bahan bakar reaktor air ringan biasanya berupa pelet uranium dioksida (UO2) yang dimasukkan ke dalam tabung logam berbahan zircaloy. Uranium yang digunakan umumnya memiliki kandungan uranium-235 sebesar 3-5%.

Proses Pengayaan

Pengayaan uranium diperlukan karena uranium alami hanya mengandung sekitar 0,7% uranium-235, sementara reaktor air ringan membutuhkan kadar yang lebih tinggi untuk mempertahankan reaksi berantai.

Daur Ulang dan Limbah

Setelah digunakan, bahan bakar bekas mengandung produk fisi dan unsur transuranik. Pengelolaan limbah nuklir menjadi isu penting dalam pengoperasian reaktor air ringan.