Jump to content

Adaptasi Hewan di Lingkungan Perairan

From Wiki Berbudi

Lingkungan perairan seperti laut, sungai, dan danau memiliki kondisi yang sangat berbeda dengan daratan, sehingga hewan yang tinggal di sana harus beradaptasi agar mampu bertahan hidup. Adaptasi ini mencakup perubahan pada struktur tubuh, cara bernapas, serta perilaku mencari makan.

Adaptasi Morfologis

Ikan, misalnya, memiliki tubuh berbentuk torpedo yang memudahkan mereka berenang di air. Mereka juga memiliki sirip dan insang yang memungkinkan bergerak dan bernapas efisien di lingkungan perairan. Hewan mamalia laut seperti lumba-lumba dan paus memiliki lapisan lemak tebal untuk menjaga suhu tubuh.

Adaptasi Fisiologis

Beberapa hewan air memiliki kemampuan osmoregulasi untuk menyeimbangkan kadar garam di tubuhnya, seperti pada ikan air tawar dan air laut. Selain itu, beberapa spesies seperti ikan paru-paru dapat bernapas menggunakan insang maupun paru-paru.

Adaptasi Perilaku

Banyak hewan perairan melakukan migrasi untuk berkembang biak atau mencari makanan. Contohnya, penyu laut bermigrasi ribuan kilometer untuk bertelur di pantai tertentu, dan salmon kembali ke sungai asalnya untuk berkembang biak.