Salam pahlawan tanpa tanda jasa! Saya Budi dari IniBudi.or.id hadir kembali.
Tugas PR yang menumpuk sering kali berakhir dengan orang tua yang stres berteriak menyuruh anaknya belajar. Kemandirian belajar tidak akan lahir dalam suasana intimidatif. Anak butuh merasa bahwa belajar adalah tanggung jawabnya, bukan beban orang tuanya.
Strategi jitunya adalah "Tiket Kesibukan Bebas". Buatlah secarik kertas berisi tugas ringan, lalu tanyakan: "Kamu mau pilih menyelesaikan PR Matematika dulu, atau mencuci piring dulu?". Menyajikan pilihan memberikan ilusi otonomi yang sangat disukai anak. Begitu mereka yang memilih "Belajar Matematika", penolakan secara emosional akan hilang, dan mereka belajar mengendalikan tugas-tugas harian mereka sendiri dengan riang gembira.