Halo bapak/ibu guru pejuang pendidikan! Budi dari IniBudi.or.id hadir membagikan insight.
Kelas yang dinamis dengan mobilitas siswa yang tinggi sering kali disalahartikan sebagai kelas yang kacau. Padahal, dari kekacauan yang terkontrol (controlled chaos), kreativitas anak dapat dimaksimalkan dengan sangat efektif. Duduk rapi bukan lagi indikator anak yang sedang belajar, melainkan indikator anak yang sekadar patuh.
Panduan praktisnya: gunakan dinding kelas secara maksimal. Daripada menyuruh anak mengerjakan tugas seni di bangkunya masing-masing yang sempit, tempelkan kertas karton besar di sekujur dinding dan biarkan mereka melukis sambil berdiri (mural kolaborasi). Pergerakan fisik ini menstimulasi aliran darah ke otak, sehingga ide-ide yang mandek saat mereka duduk tiba-tiba meletup bebas saat mereka bergerak di kelas.