Halo sobat pendidikan! Budi dari IniBudi.or.id hadir membagikan insight.
Generasi sekarang sering dikritik karena dianggap pasif mengonsumsi konten digital (pasive consumer). Memang, menonton video berjam-jam bisa menumpulkan daya imajinasi. Namun, kita tidak perlu membuang teknologinya, melainkan menggeser posisi anak menjadi seorang pencipta digital (digital creator).
Untuk mengoptimalkan kreativitas mereka, perkenalkan aplikasi yang menuntut logika penciptaan, seperti aplikasi membuat game sederhana, stop-motion animation, atau coding visual blok. Biarkan mereka membuat cerita animasi pendek sendiri. Ketika layar tablet digunakan sebagai kanvas digital untuk menciptakan karya, teknologi tidak lagi menjadi musuh, melainkan tongkat sihir yang merealisasikan daya imajinasi mereka tanpa batas.