Halo sobat pendidikan! Bersama saya, Budi dari IniBudi.or.id.
Bagi orang tua pekerja dengan jam terbang tinggi, waktu bersama anak seringkali sangat minim. Sayangnya, banyak yang berusaha menebus rasa bersalah atas minimnya waktu tersebut dengan memanjakan anak, membelikan mainan mahal, atau selalu menuruti kemauannya. Padahal, kompensasi ini justru dapat melumpuhkan kecerdasan emosional anak. Mereka tumbuh tanpa pemahaman tentang batasan dan rasa kecewa.
Membangun kecerdasan emosional bagi orang tua sibuk tidak membutuhkan waktu berjam-jam, melainkan kualitas kehadiran (mindful presence). Luangkan 10 menit sebelum anak tidur tanpa memegang ponsel. Tanyakan kepadanya: "Apa satu hal yang membuatmu sedih hari ini?". Jika mereka bercerita tentang temannya yang nakal, jangan buru-buru membela. Tanyakan balik, "Lalu apa yang kamu rasakan saat itu?". Validasi perasaan mereka. Dalam 10 menit emas tersebut, anak belajar mengenali emosinya dengan aman.