Meskipun crowdfunding menawarkan banyak manfaat, terdapat berbagai tantangan dan risiko yang perlu diwaspadai oleh baik pencari dana maupun pendukung. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi keberhasilan sebuah kampanye dan kepercayaan masyarakat terhadap model pendanaan ini.
Risiko Penipuan
Salah satu risiko utama dalam crowdfunding adalah kemungkinan terjadinya penipuan. Beberapa individu atau organisasi mungkin memanfaatkan platform crowdfunding untuk mengumpulkan dana tanpa niat merealisasikan proyek. Oleh karena itu, verifikasi identitas dan transparansi sangat penting.
Kegagalan Proyek
Tidak semua proyek yang berhasil didanai melalui crowdfunding dapat berjalan sesuai rencana. Kegagalan dalam produksi, manajemen, atau distribusi bisa menyebabkan pendukung tidak menerima imbalan yang dijanjikan. Hal ini dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap crowdfunding.
Regulasi dan Perlindungan Investor
Pengaturan hukum yang belum matang dapat membuat investor atau pendukung proyek rentan terhadap kerugian. Negara-negara seperti Indonesia telah mulai mengatur crowdfunding melalui Otoritas Jasa Keuangan untuk meningkatkan perlindungan bagi semua pihak yang terlibat.