Risiko dan Tantangan Bagi Angel Investor

Revision as of 03:23, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Menjadi angel investor menawarkan peluang imbal hasil yang tinggi, namun juga penuh risiko. Banyak startup gagal mencapai tahap pertumbuhan yang diharapkan, sehingga investor kehilangan modal yang telah ditanamkan.

Risiko Kehilangan Modal

Risiko utama bagi angel investor adalah kehilangan seluruh investasi, karena sebagian besar startup tidak mampu bertahan dalam beberapa tahun pertama. Tidak ada jaminan pengembalian modal, apalagi keuntungan.

Tantangan Due Diligence

Melakukan due diligence pada startup tahap awal sangat sulit karena keterbatasan data dan rekam jejak bisnis. Angel investor harus mengandalkan intuisi dan pengalaman dalam menilai kelayakan investasi.

Kurangnya Likuiditas

Investasi di startup sangat tidak likuid, artinya angel investor harus menunggu bertahun-tahun sebelum bisa menjual sahamnya atau keluar melalui strategi keluar, seperti akuisisi atau initial public offering (IPO).