Namespace di Kubernetes

Revision as of 03:10, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Namespace adalah fitur dalam Kubernetes yang digunakan untuk mengelompokkan sumber daya di dalam cluster. Dengan namespace, pengguna dapat memisahkan lingkungan aplikasi, seperti development, staging, dan production, sehingga pengelolaan menjadi lebih terstruktur dan aman.

Fungsi Namespace

Namespace memungkinkan pengguna untuk mengatur sumber daya secara terisolasi. Setiap namespace dapat memiliki deployment, service, dan resource lainnya sendiri tanpa saling mengganggu namespace lain. Hal ini sangat membantu dalam organisasi besar yang memiliki banyak tim atau project.

Penggunaan pada Multi-Tenancy

Namespace menjadi solusi efektif untuk implementasi multi-tenancy pada cluster Kubernetes. Dengan memanfaatkan namespace, administrator dapat memberikan batasan akses dan resource quota pada setiap tim atau aplikasi.

Manajemen Namespace

Kubernetes menyediakan perintah kubectl untuk membuat, menghapus, dan mengelola namespace. Selain itu, fitur ResourceQuota dan LimitRange dapat diterapkan di tingkat namespace untuk membatasi penggunaan sumber daya di dalamnya.