Namespace adalah fitur dalam Kubernetes yang digunakan untuk mengelompokkan sumber daya di dalam cluster. Dengan namespace, pengguna dapat memisahkan lingkungan aplikasi, seperti development, staging, dan production, sehingga pengelolaan menjadi lebih terstruktur dan aman.
Fungsi Namespace
Namespace memungkinkan pengguna untuk mengatur sumber daya secara terisolasi. Setiap namespace dapat memiliki deployment, service, dan resource lainnya sendiri tanpa saling mengganggu namespace lain. Hal ini sangat membantu dalam organisasi besar yang memiliki banyak tim atau project.
Penggunaan pada Multi-Tenancy
Namespace menjadi solusi efektif untuk implementasi multi-tenancy pada cluster Kubernetes. Dengan memanfaatkan namespace, administrator dapat memberikan batasan akses dan resource quota pada setiap tim atau aplikasi.
Manajemen Namespace
Kubernetes menyediakan perintah kubectl untuk membuat, menghapus, dan mengelola namespace. Selain itu, fitur ResourceQuota dan LimitRange dapat diterapkan di tingkat namespace untuk membatasi penggunaan sumber daya di dalamnya.