Perbandingan Container dan Virtual Machine

Revision as of 03:10, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Container dan virtual machine (VM) merupakan dua teknologi virtualisasi yang sering digunakan dalam pengelolaan infrastruktur TI. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang mirip, yakni isolasi aplikasi, terdapat perbedaan mendasar dalam cara kerja dan efisiensinya.

Cara Kerja

Virtual machine menjalankan sistem operasi lengkap di atas hypervisor, sedangkan container berbagi kernel host dan menjalankan aplikasi di ruang terisolasi. Hal ini membuat container lebih ringan dan cepat dibandingkan VM.

Keuntungan dan Kekurangan

Container menawarkan startup yang lebih cepat, penggunaan sumber daya yang lebih rendah, dan portabilitas tinggi. Namun, VM memberikan isolasi yang lebih kuat karena setiap instance memiliki sistem operasi sendiri. Pilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan keamanan dan efisiensi.

Penggunaan dalam Industri

Saat ini, banyak organisasi menggunakan kombinasi container dan VM untuk mendapatkan manfaat optimal dari kedua teknologi. Orkestrator seperti Kubernetes juga dapat dijalankan di atas VM untuk fleksibilitas yang lebih besar.