Video conference telah mengalami perjalanan panjang sejak pertama kali diperkenalkan. Teknologi ini awalnya hanya tersedia untuk kalangan terbatas karena mahalnya perangkat dan infrastruktur yang dibutuhkan. Namun, seiring berkembangnya teknologi komunikasi, video conference menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Awal Mula Pengembangan
Pada tahun 1964, AT&T memperkenalkan Picturephone, salah satu perangkat video conference pertama di dunia. Meski demikian, penggunaan teknologi ini masih sangat terbatas karena keterbatasan jaringan dan biaya yang tinggi. Baru pada tahun 1980-an, dengan hadirnya ISDN dan jaringan digital lainnya, video conference mulai berkembang ke sektor korporat dan pemerintahan.
Perkembangan di Era Internet
Perkembangan internet pada 1990-an mempercepat adopsi video conference. Layanan seperti Skype memungkinkan komunikasi video lintas negara dengan biaya rendah. Pada dekade 2000-an, muncul berbagai aplikasi konferensi video berbasis web yang semakin memudahkan pengguna.
Masa Kini dan Masa Depan
Saat ini, video conference telah menjadi bagian tak terpisahkan dari komunikasi daring. Inovasi seperti kecerdasan buatan, augmented reality, dan teknologi 5G diperkirakan akan terus mengubah cara orang berinteraksi secara virtual di masa depan.