Dalam dunia pengembangan sistem, istilah System Designer dan System Analyst seringkali dianggap serupa, padahal keduanya memiliki peran yang berbeda. Pemahaman akan perbedaan ini penting agar proses pengembangan sistem berjalan optimal.
Fokus Pekerjaan
System Analyst lebih fokus pada pengumpulan dan analisis kebutuhan bisnis, sedangkan System Designer fokus pada penerjemahan kebutuhan tersebut ke dalam desain teknis sistem.
Keluaran yang Dihasilkan
System Analyst menghasilkan dokumen kebutuhan ([requirement specification]), sementara System Designer menghasilkan arsitektur sistem, diagram, dan spesifikasi teknis yang akan digunakan oleh pengembang.
Kolaborasi dalam Tim
Kedua peran ini saling melengkapi dalam tim pengembangan. System Analyst dan System Designer harus bekerja sama agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna dan layak secara teknis.