Peran Observasi dalam Ilmu Sosial

Revision as of 01:26, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Observasi memegang peranan penting dalam ilmu sosial, seperti sosiologi dan antropologi. Melalui observasi, peneliti dapat memahami fenomena sosial secara langsung dan mendalam, terutama dalam studi tentang komunitas, budaya, dan interaksi sosial.

Observasi Partisipatif

Dalam penelitian sosial, observasi partisipatif adalah teknik di mana peneliti turut serta dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang diteliti. Dengan begitu, peneliti dapat memperoleh wawasan tentang kebiasaan, nilai, dan norma yang berlaku di masyarakat tersebut.

Observasi Non-partisipatif

Sebaliknya, observasi non-partisipatif dilakukan tanpa keterlibatan langsung peneliti dalam aktivitas sosial kelompok yang diamati. Teknik ini sering digunakan untuk menjaga objektivitas dan mengurangi pengaruh peneliti terhadap objek penelitian.

Tantangan dalam Observasi Sosial

Peneliti ilmu sosial menghadapi tantangan seperti reaktivitas, yaitu perubahan perilaku objek penelitian karena sadar diamati. Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dan teknik khusus agar observasi tetap valid dan reliabel.