Sniffing dan Ethical Hacking

Revision as of 00:45, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Sniffing merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam ethical hacking atau pengujian penetrasi untuk mengidentifikasi kelemahan pada jaringan komputer. Dengan melakukan sniffing secara legal dan etis, organisasi dapat mengetahui potensi celah keamanan sebelum dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peran Sniffing dalam Pengujian Keamanan

Dalam praktik ethical hacking, sniffing digunakan untuk memantau lalu lintas jaringan dan mengidentifikasi data yang tidak terenkripsi. Informasi yang diperoleh dapat membantu penetration tester dalam memberikan rekomendasi perbaikan keamanan kepada organisasi.

Batasan Etika dan Legalitas

Penggunaan teknik sniffing harus memperhatikan hukum keamanan informasi dan etika profesional. Melakukan sniffing tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan dapat berujung pada tindak pidana. Ethical hacker wajib memperoleh izin resmi sebelum melakukan pengujian.

Manfaat Sniffing bagi Organisasi

Dengan sniffing yang dilakukan secara etis, organisasi dapat memperkuat sistem keamanan, melindungi data sensitif, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya enkripsi serta kebijakan keamanan jaringan.