Nitrit banyak digunakan dalam industri pangan sebagai bahan pengawet dan pewarna, khususnya pada produk daging olahan. Penggunaan nitrit bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri patogen dan mempertahankan warna merah muda pada daging, yang dianggap lebih menarik secara visual oleh konsumen.
Fungsi sebagai Pengawet
Salah satu fungsi utama natrium nitrit dalam industri pangan adalah mencegah pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum, penyebab penyakit botulisme. Nitrit juga memperlambat proses pembusukan, sehingga memperpanjang umur simpan produk daging seperti sosis, ham, dan kornet.
Efek pada Warna dan Rasa
Selain sebagai pengawet, nitrit berperan dalam pembentukan warna merah muda khas pada daging olahan dengan membentuk senyawa nitrosomioglobin. Selain itu, nitrit juga memberikan rasa khas pada produk daging tertentu, yang menjadi keunggulan tersendiri dalam industri pangan.
Regulasi dan Keamanan Pangan
Penggunaan nitrit dalam makanan diawasi ketat oleh berbagai badan pengawas seperti BPOM dan FAO. Dosis maksimum nitrit yang diizinkan sudah ditetapkan untuk mencegah risiko kesehatan, terutama pembentukan nitrosamin, senyawa karsinogenik yang terbentuk ketika nitrit bereaksi dengan asam amino pada suhu tinggi.