Beras pecah kulit dan beras putih merupakan dua produk utama hasil penggilingan padi, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar baik dari segi warna, tekstur, maupun kandungan gizi. Masyarakat perlu memahami perbedaan ini untuk menentukan pilihan konsumsi yang tepat.
Proses Pengolahan
Beras pecah kulit dihasilkan dari proses penggilingan pertama, di mana hanya sekam luar yang dihilangkan. Sedangkan beras putih melewati proses penyosohan yang menghilangkan kulit ari, sehingga berwarna putih bersih.
Kandungan Nutrisi
Beras pecah kulit mempertahankan sebagian besar vitamin, mineral, dan serat, sedangkan beras putih kehilangan banyak zat gizi selama proses penyosohan. Hal ini membuat beras pecah kulit lebih unggul dari sisi kesehatan.
Tekstur dan Cita Rasa
Beras pecah kulit memiliki tekstur lebih kenyal dan rasa khas sedikit gurih, berbeda dengan beras putih yang teksturnya lebih lembut dan rasa netral.