Kematian Sel Terprogram pada Organisme Multiseluler

Revision as of 21:36, 26 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Kematian sel terprogram atau apoptosis adalah proses alami yang sangat penting dalam perkembangan dan pemeliharaan organisme multiseluler. Proses ini memastikan bahwa sel-sel yang rusak, tua, atau tidak diperlukan lagi dapat dihilangkan secara teratur.

Mekanisme Apoptosis

Apoptosis melibatkan serangkaian reaksi biokimia yang menyebabkan sel mati tanpa menyebabkan peradangan atau kerusakan jaringan sekitar. Proses ini diatur oleh gen dan protein khusus, seperti kaspace dan protein Bcl-2.

Fungsi Apoptosis dalam Tubuh

Dalam tubuh organisme multiseluler, apoptosis berperan dalam pembentukan organ selama perkembangan embrio, penghapusan sel yang terinfeksi virus, dan pencegahan pertumbuhan tumor.

Gangguan pada Proses Apoptosis

Gangguan pada proses apoptosis dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker (jika apoptosis berkurang) atau penyakit degeneratif (jika apoptosis berlebihan). Oleh karena itu, regulasi apoptosis sangat penting bagi kesehatan organisme multiseluler.