Resistensi Insulin

Revision as of 21:12, 26 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin secara normal, sehingga glukosa sulit masuk ke dalam sel. Akibatnya, tubuh harus memproduksi lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal. Kondisi ini sering menjadi cikal bakal diabetes tipe 2.

Penyebab Resistensi Insulin

Beberapa faktor risiko resistensi insulin antara lain obesitas, pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, dan faktor genetik. Peradangan kronis dan gangguan metabolisme lain seperti sindrom metabolik juga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.

Dampak Kesehatan

Resistensi insulin yang tidak ditangani dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah, serta meningkatkan risiko komplikasi seperti aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.

Penanganan Resistensi Insulin

Perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengadopsi pola makan sehat dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dalam beberapa kasus, penggunaan obat seperti metformin juga dapat membantu mengurangi resistensi insulin.