Pengujian dan Pengukuran Resistor Tetap

Revision as of 03:03, 26 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Pengujian resistor tetap sangat penting untuk memastikan nilai resistansi yang dimiliki sesuai dengan spesifikasi. Pengujian biasanya dilakukan baik sebelum maupun setelah resistor dipasang pada rangkaian elektronik.

Alat Ukur Resistansi

Untuk mengukur nilai resistansi resistor tetap, digunakan alat yang disebut ohmmeter atau multimeter. Dengan alat ini, pengguna dapat mengetahui apakah resistor masih dalam kondisi baik atau sudah mengalami perubahan nilai akibat kerusakan.

Prosedur Pengujian

Pengujian dilakukan dengan meletakkan probe multimeter pada kedua kaki resistor. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan nilai nominal yang tertera pada kode warna. Jika terdapat perbedaan yang signifikan, resistor dianggap rusak dan harus diganti.

Pentingnya Pengujian

Pengujian resistor tetap secara berkala sangat penting untuk mencegah kerusakan pada rangkaian elektronik. Resistor yang rusak dapat menyebabkan arus berlebih atau penurunan performa perangkat.