Dalam dunia elektronika, resistor tetap dan resistor variabel merupakan dua jenis resistor yang paling sering digunakan. Meskipun keduanya berfungsi membatasi arus listrik, terdapat perbedaan mendasar pada cara kerja dan aplikasinya.
Nilai Hambatan
Resistor tetap memiliki nilai resistansi yang sudah ditentukan secara permanen dan tidak dapat diubah setelah diproduksi. Sebaliknya, resistor variabel seperti potensiometer dan trimpot memungkinkan pengguna untuk mengubah nilai hambatan sesuai kebutuhan.
Penggunaan dalam Rangkaian
Resistor tetap biasanya digunakan pada rangkaian yang membutuhkan nilai hambatan konstan, misalnya pada pembagi tegangan atau pembatas arus. Resistor variabel digunakan pada aplikasi yang memerlukan penyesuaian, seperti pengatur volume atau pengatur kecerahan lampu.
Kelebihan dan Kekurangan
Keunggulan resistor tetap adalah kestabilan dan harga yang lebih ekonomis, sedangkan resistor variabel menawarkan fleksibilitas namun cenderung lebih mahal dan rentan terhadap kerusakan mekanis.