Peran Protein dalam Sistem Imun

Revision as of 01:45, 26 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Protein memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, baik sebagai antibodi, reseptor, maupun mediator respons imun. Molekul-molekul protein ini membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga kesehatan.

Antibodi dan Imunoglobulin

Antibodi adalah protein khusus yang diproduksi oleh limfosit B untuk mengenali dan menetralkan antigen seperti bakteri dan virus. Antibodi juga dikenal sebagai imunoglobulin dan terdiri atas beberapa kelas, yaitu IgA, IgD, IgE, IgG, dan IgM.

Protein Sitokin dan Komplemen

Sitokin adalah protein kecil yang berperan sebagai mediator komunikasi antar sel imun. Selain itu, sistem komplemen terdiri dari sejumlah protein plasma yang membantu menghancurkan patogen dan mengaktifkan respons imun bawaan.

Gangguan Imun Terkait Protein

Kelainan pada protein sistem imun dapat menyebabkan penyakit autoimun, alergi, atau defisiensi imun. Contohnya, mutasi pada gen penyandi imunoglobulin dapat menyebabkan imunodefisiensi primer.