Pengaruh Iklim Terhadap Produksi Padi

Revision as of 00:02, 26 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Iklim memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya padi. Tanaman padi sangat peka terhadap perubahan kondisi lingkungan, terutama suhu, curah hujan, dan kelembapan udara. Gangguan iklim dapat berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen.

Suhu dan Curah Hujan

Padi tumbuh optimal pada suhu 25–32°C dan membutuhkan banyak air selama masa pertumbuhan. Curah hujan yang tidak menentu atau kekeringan berkepanjangan dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan gagal panen.

Dampak Perubahan Iklim

Perubahan iklim seperti pemanasan global mengakibatkan pola cuaca yang sulit diprediksi, banjir, dan musim kemarau yang lebih panjang. Hal ini menuntut inovasi dalam pemilihan varietas yang tahan terhadap kondisi ekstrem.

Adaptasi dan Mitigasi

Beberapa strategi adaptasi yang dilakukan antara lain pengembangan padi tahan kekeringan, penerapan sistem tanam jajar legowo, serta penggunaan teknologi informasi untuk memantau cuaca dan menentukan waktu tanam yang tepat.