Past continuous tense, atau yang juga dikenal sebagai past progressive tense, adalah salah satu bentuk tenses dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menggambarkan tindakan atau keadaan yang sedang berlangsung pada suatu titik waktu di masa lalu. Tense ini memberikan nuansa bahwa suatu peristiwa tidak hanya terjadi, tetapi juga sedang dalam proses atau sedang berlangsung ketika peristiwa lain terjadi atau ketika waktu tertentu di masa lalu tercapai. Penggunaannya sering kali bertujuan untuk memberikan latar belakang atau konteks naratif, menunjukkan kesinambungan suatu aksi, atau menekankan durasi suatu kejadian di masa lampau.
Pengertian dan Fungsi
Past continuous tense merujuk pada sebuah aksi atau keadaan yang sedang terjadi pada suatu waktu tertentu di masa lalu. Berbeda dengan simple past tense yang menyatakan aksi selesai di masa lalu, past continuous menekankan bahwa aksi tersebut belum selesai pada saat yang dimaksud. Fungsi utamanya adalah untuk memberikan gambaran tentang suatu proses atau durasi dari sebuah peristiwa yang terjadi di masa lalu, sering kali digunakan untuk:
- Menggambarkan aksi yang sedang berlangsung ketika aksi lain terjadi.
- Menggambarkan dua aksi yang sedang berlangsung secara bersamaan di masa lalu.
- Menggambarkan kebiasaan atau pengulangan di masa lalu yang bersifat mengganggu atau menyebalkan.
- Memberikan latar belakang cerita atau deskripsi suasana.
Struktur Kalimat
Struktur kalimat past continuous tense relatif sederhana dan mengikuti pola umum dalam tata bahasa Inggris. Untuk kalimat positif, digunakan subjek diikuti dengan bentuk lampau dari kata kerja bantu 'to be' (was/were) dan kemudian kata kerja utama dalam bentuk -ing (present participle).
Kalimat Positif
Rumus umum untuk kalimat positif adalah:
Contoh:
- I was studying when he arrived. (Saya sedang belajar ketika dia tiba.)
- They were playing football all afternoon. (Mereka sedang bermain sepak bola sepanjang sore.)
Perhatikan penggunaan 'was' untuk subjek tunggal (I, he, she, it) dan 'were' untuk subjek jamak (we, you, they) serta 'you' dalam bentuk tunggal.
Kalimat Negatif
Untuk membentuk kalimat negatif, kita menambahkan 'not' setelah kata kerja bantu 'was' atau 'were'.
Rumus umum untuk kalimat negatif adalah:
Contoh:
- She was not listening to the teacher. (Dia tidak sedang mendengarkan guru.)
- We weren't talking about you. (Kami tidak sedang membicarakanmu.)
Bentuk singkatan seperti 'wasn't' dan 'weren't' sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kalimat Interogatif (Tanya)
Dalam kalimat tanya, kata kerja bantu 'was' atau 'were' diletakkan di awal kalimat, sebelum subjek.
Rumus umum untuk kalimat tanya adalah:
Contoh:
- Was he sleeping soundly? (Apakah dia sedang tidur nyenyak?)
- Were you watching television? (Apakah kamu sedang menonton televisi?)
Jawaban singkat untuk pertanyaan ini biasanya menggunakan 'Yes, ... was/were' atau 'No, ... wasn't/weren't'.
Penggunaan dalam Konteks Naratif
Past continuous tense sangat efektif dalam membangun suasana dan memberikan latar belakang dalam sebuah cerita. Ketika digunakan bersamaan dengan simple past tense, past continuous sering kali menggambarkan aksi yang lebih panjang atau sedang berlangsung sebagai latar belakang, sementara simple past menggambarkan aksi yang lebih singkat dan memecah aksi yang sedang berlangsung tersebut.
Misalnya, dalam kalimat "The sun was shining and the birds were singing when I woke up.", kedua aksi (matahari bersinar dan burung bernyanyi) digambarkan sebagai kondisi yang sedang berlangsung saat subjek bangun. Ini menciptakan gambaran suasana pagi yang cerah dan damai.
Perbandingan dengan Simple Past Tense
Perbedaan utama antara past continuous dan simple past tense terletak pada penekanan durasi dan kesinambungan aksi. Simple past tense menyatakan aksi yang telah selesai dan terpotong di masa lalu, sementara past continuous menyatakan aksi yang sedang berlangsung pada titik waktu tertentu di masa lalu.
Contoh perbandingan:
- Simple Past: "I read a book yesterday." (Saya membaca sebuah buku kemarin. - Aksi selesai.)
- Past Continuous: "I was reading a book when the phone rang." (Saya sedang membaca buku ketika telepon berdering. - Aksi membaca sedang berlangsung ketika telepon berdering.)
Dalam contoh kedua, aksi 'reading' sedang berlangsung dan diinterupsi oleh aksi 'rang'.
Penggunaan untuk Dua Aksi Bersamaan
Past continuous tense juga ideal untuk menggambarkan dua aksi yang terjadi secara bersamaan di masa lalu, yang keduanya sedang berlangsung pada waktu yang sama. Penggunaan kata penghubung seperti 'while' atau 'as' sering kali menyertai struktur ini.
Contoh:
- My mother was cooking dinner while my father was washing the car. (Ibuku sedang memasak makan malam sementara ayahku sedang mencuci mobil.)
- As they were walking home, they were talking about their future. (Saat mereka sedang berjalan pulang, mereka sedang membicarakan masa depan mereka.)
Kedua aksi dalam kalimat tersebut digambarkan sebagai proses yang sedang terjadi secara paralel.
Penggunaan untuk Kebiasaan yang Mengganggu
Dalam beberapa kasus, past continuous tense (sering kali dengan kata keterangan seperti 'always', 'constantly', 'continually') dapat digunakan untuk menggambarkan kebiasaan di masa lalu yang dianggap mengganggu, menyebalkan, atau berlebihan oleh pembicara. Penggunaan ini memberikan penekanan pada frekuensi dan ketidaknyamanan dari kebiasaan tersebut.
Contoh:
- He was always complaining about the weather. (Dia selalu mengeluh tentang cuaca. - Menekankan keluhan yang berulang dan mengganggu.)
- She was constantly interrupting me during the meeting. (Dia terus-menerus menyela saya selama rapat. - Menekankan sifat menyela yang berulang.)
Penggunaan ini cenderung bersifat subyektif dan menyampaikan emosi pembicara.
Kapan Menggunakan Past Continuous?
Memilih antara past continuous dan simple past tense bergantung pada konteks dan apa yang ingin ditekankan oleh pembicara. Berikut adalah panduan singkat:
- Gunakan past continuous untuk aksi yang sedang berlangsung pada titik waktu tertentu di masa lalu.
- Gunakan past continuous untuk aksi yang sedang berlangsung ketika aksi lain terjadi (aksi yang lebih singkat).
- Gunakan past continuous untuk dua aksi yang sedang berlangsung bersamaan di masa lalu.
- Gunakan past continuous untuk kebiasaan masa lalu yang mengganggu.
- Gunakan simple past untuk aksi yang selesai di masa lalu.
Kata Keterangan Waktu yang Umum Digunakan
Beberapa kata keterangan waktu sering kali menyertai penggunaan past continuous tense untuk memberikan kejelasan mengenai kapan aksi tersebut berlangsung.
- At + waktu spesifik di masa lalu: contohnya, "At 8 o'clock last night, I was watching a movie."
- All day/morning/afternoon/night: contohnya, "They were studying all day."
- When: digunakan untuk menghubungkan dua klausa, di mana satu aksi sedang berlangsung ketika yang lain terjadi.
- While dan As: digunakan untuk menghubungkan dua aksi yang sedang berlangsung bersamaan.
Kesalahan Umum
Salah satu kesalahan umum adalah menggunakan past continuous untuk aksi yang selesai di masa lalu, padahal seharusnya menggunakan simple past tense. Misalnya, mengatakan "I was eating dinner when my friend called" adalah benar jika penekanan pada aksi makan malam yang sedang berlangsung. Namun, jika maksudnya adalah bahwa seluruh aksi makan malam telah selesai sebelum teman menelepon, maka kalimat yang tepat adalah "I ate dinner before my friend called" atau "I had eaten dinner when my friend called" (menggunakan past perfect tense). Penting untuk memahami nuansa durasi dan kesinambungan yang ditawarkan oleh past continuous.
Contoh Lanjutan
Berikut adalah beberapa contoh tambahan yang mengilustrasikan berbagai penggunaan past continuous tense:
- The children were laughing and playing in the park. (Latar belakang suasana taman yang menyenangkan.)
- He was reading a newspaper when the power went out. (Aksi membaca yang sedang berlangsung diinterupsi.)
- We were hoping to see you at the party, but you didn't come. (Menekankan keadaan harapan di masa lalu.)
Memahami dan menguasai past continuous tense akan sangat membantu dalam membangun narasi yang lebih kaya dan deskriptif dalam bahasa Inggris.