Digital Humanities
Tampilan
Bidang Digital Humanities merupakan area interdisipliner yang menggabungkan metode humaniora dengan teknik komputasi modern untuk menganalisis, memvisualisasi, dan menyebarkan informasi terkait studi budaya, sejarah, bahasa, dan seni. Fokus utamanya adalah memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung penelitian ilmiah di ranah humaniora, termasuk pengolahan data digital, pengembangan arsip digital, dan penggunaan visualisasi data untuk interpretasi dan presentasi hasil penelitian. Perkembangan bidang ini sangat dipengaruhi oleh kemajuan komputer, internet, dan big data, yang memungkinkan peneliti mengakses dan memproses informasi dalam skala yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.
1. Konsep Dasar Digital Humanities
- Digitalisasi koleksi
- Pengkodean teks
- Korpus linguistik digital
- Metadata
- Analisis komputasional
- Representasi data
- Kurasi digital
- Interoperabilitas data
2. Metode dan Teknik
- Text mining
- Natural language processing
- Analisis sentimen
- Named entity recognition
- Analisis jaringan sosial
- Geographic Information Systems
- Pengolahan citra digital
- Visualisasi interaktif
3. Infrastruktur dan Perangkat
- Repositori digital
- Perangkat lunak sumber terbuka
- Platform komputasi awan
- API
- Database relasional
- Database non-relasional
- Perangkat analisis statistik
- Alat kolaborasi daring
4. Aplikasi dalam Penelitian Humaniora
- Sejarah digital
- Filologi digital
- Arkeologi digital
- Kajian budaya digital
- Seni digital
- Linguistik komputasional
- Bibliografi digital
- Etnografi digital
5. Etika dan Kebijakan
- Hak cipta digital
- Lisensi terbuka
- Privasi data
- Keterbukaan akses
- Pengelolaan arsip
- Keberlanjutan digital
- Etika penelitian
- Perlindungan data pribadi