Elektromagnet bekerja berdasarkan fenomena fisika di mana arus listrik dapat menghasilkan medan magnet. Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh ilmuwan Hans Christian Ørsted pada awal abad ke-19. Dengan memanfaatkan prinsip ini, manusia dapat menciptakan magnet yang dapat dihidupkan dan dimatikan dengan mudah.
Hukum Induksi Elektromagnetik
Prinsip kerja utama elektromagnet dijelaskan melalui hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik. Ketika arus listrik mengalir melalui kawat, medan magnet akan terbentuk di sekeliling kawat tersebut. Jika kawat dililitkan, medan magnet dari tiap lilitan akan saling memperkuat, membentuk medan magnet yang lebih kuat di tengah lilitan.
Peran Inti Besi
Penggunaan inti besi pada elektromagnet sangat penting karena dapat memperkuat medan magnet yang dihasilkan oleh arus listrik. Inti besi bertindak sebagai material feromagnetik yang memfokuskan garis-garis gaya magnet sehingga keluarannya lebih besar daripada elektromagnet tanpa inti.
Pengendalian Medan Magnet
Salah satu keunggulan utama elektromagnet adalah kemampuannya untuk mengendalikan kekuatan medan magnet dengan mengubah besar arus listrik atau jumlah lilitan kawat. Hal ini membuat elektromagnet sangat fleksibel untuk berbagai keperluan industri dan penelitian.