Teknik PCR (Polymerase Chain Reaction)

Revision as of 02:32, 8 August 2025 by Budi (talk | contribs) (Text replacement - "biologi molekuler" to "Biologi Molekuler")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

PCR (Polymerase Chain Reaction) adalah teknik fundamental dalam Biologi Molekuler yang digunakan untuk memperbanyak segmen tertentu dari DNA. PCR ditemukan oleh Kary Mullis pada tahun 1983 dan sejak itu menjadi salah satu alat utama dalam laboratorium biologi molekuler.

Prinsip Kerja PCR

PCR bekerja melalui tiga tahap utama: denaturasi, penempelan (annealing), dan perpanjangan (extension). Dengan bantuan DNA polimerase tahan panas seperti Taq polymerase, segmen DNA target dapat diperbanyak jutaan kali dalam waktu singkat.

Aplikasi PCR

PCR digunakan dalam berbagai bidang, termasuk diagnosis penyakit, identifikasi forensik, penelitian genetik, dan deteksi patogen. Teknik ini juga penting dalam kloning DNA dan sekuensing genom.

Pengembangan Teknologi PCR

Seiring perkembangan teknologi, berbagai varian PCR seperti RT-PCR, qPCR, dan multiplex PCR telah dikembangkan untuk meningkatkan sensitivitas dan spesifisitas deteksi DNA.