Perbedaan Dividen Saham dan Dividen Tunai bagi Investor

Revision as of 12:38, 2 August 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Dividen merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap pemegang saham, yang dapat diberikan dalam dua bentuk utama: dividen saham dan dividen tunai. Bagi investor, penting memahami perbedaan mendasar antara kedua jenis dividen ini untuk menentukan strategi investasi yang sesuai.

Karakteristik Dividen Saham

Dividen saham diberikan dalam bentuk penambahan jumlah saham yang dimiliki investor. Tidak ada arus kas tunai yang diterima, namun portofolio investor menjadi lebih besar secara nominal. Dividen saham biasanya dipilih oleh perusahaan yang ingin mempertahankan kas untuk kebutuhan ekspansi.

Karakteristik Dividen Tunai

Dividen tunai dibayarkan dalam bentuk uang langsung ke rekening investor. Jenis dividen ini memberikan arus kas nyata yang bisa digunakan untuk keperluan lain, seperti reinvestasi atau konsumsi. Dividen tunai lebih disukai oleh investor yang mengutamakan pendapatan pasif.

Dampak terhadap Nilai Saham

Setelah pembayaran dividen tunai, harga saham biasanya turun sebesar jumlah dividen yang dibayarkan. Sementara dividen saham menyebabkan koreksi harga saham karena bertambahnya jumlah saham beredar, namun nilai total portofolio tetap relatif sama.