Debt to Equity Ratio

Revision as of 12:35, 2 August 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Debt to equity ratio (DER) atau rasio hutang terhadap ekuitas adalah salah satu rasio solvabilitas yang sangat penting dalam analisis saham. Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa besar proporsi pendanaan perusahaan yang berasal dari hutang dibandingkan dengan ekuitas. DER menjadi perhatian utama bagi investor karena berpengaruh terhadap tingkat risiko dan stabilitas keuangan perusahaan.

Rumus dan Interpretasi DER

Rumus DER adalah total hutang dibagi dengan total ekuitas. Semakin tinggi nilai DER, semakin besar porsi hutang dalam struktur modal perusahaan. DER yang tinggi biasanya menandakan risiko keuangan yang lebih besar, terutama jika perusahaan mengalami penurunan pendapatan.

Kelebihan dan Kekurangan DER

DER yang moderat menandakan perusahaan mampu memanfaatkan hutang untuk meningkatkan kinerja tanpa mengambil risiko berlebihan. Namun, DER yang terlalu rendah bisa menunjukkan perusahaan kurang agresif dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan melalui pembiayaan eksternal.

Pentingnya DER dalam Analisis Saham

Investor menggunakan DER untuk menilai tingkat leverage dan risiko finansial perusahaan. Dalam analisis fundamental, DER menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih perusahaan yang sehat secara finansial.