Pembelajaran Mendalam

Revision as of 23:03, 1 August 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Pembelajaran Mendalam merupakan salah satu cabang dari kecerdasan buatan yang berfokus pada penggunaan jaringan saraf tiruan dengan banyak lapisan untuk menganalisis dan menafsirkan data yang kompleks. Teknik ini telah merevolusi berbagai bidang, seperti pengenalan gambar, pemrosesan bahasa alami, dan sistem rekomendasi. Konsep pembelajaran mendalam berkembang dari pembelajaran mesin tradisional dengan kemampuan mengekstraksi fitur secara otomatis langsung dari data mentah.

Sejarah dan Perkembangan

Konsep jaringan saraf telah ada sejak tahun 1950-an, tetapi pembelajaran mendalam mulai terkenal pada awal 2010-an berkat kemajuan perangkat keras dan ketersediaan data yang besar. Tokoh-tokoh seperti Geoffrey Hinton, Yann LeCun, dan Yoshua Bengio berkontribusi besar dalam mengembangkan teknik-teknik modern pembelajaran mendalam.

Arsitektur Dasar

Pembelajaran mendalam mengandalkan arsitektur jaringan saraf berlapis-lapis yang terdiri dari lapisan input, lapisan tersembunyi, dan lapisan output. Masing-masing lapisan memiliki neuron yang saling terhubung dan belajar mengekstrak fitur dari data input secara bertahap.

Penerapan dan Dampak

Teknologi ini telah digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari penglihatan komputer, pengenalan suara, hingga mobil otonom. Pembelajaran mendalam memungkinkan sistem komputer untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sebelumnya sulit dilakukan oleh manusia maupun mesin.