Teknologi telah membawa perubahan besar dalam pelaksanaan pembelajaran kelompok, terutama melalui hadirnya berbagai perangkat dan aplikasi digital. Dengan bantuan teknologi, kolaborasi antar siswa menjadi lebih mudah dilakukan meskipun berada di lokasi yang berbeda. Hal ini mendorong terbentuknya kelompok belajar yang lebih dinamis dan inklusif.
Platform Kolaborasi Digital
Berbagai platform seperti Google Classroom, Microsoft Teams, dan Zoom menyediakan fitur yang mendukung kolaborasi kelompok secara daring. Siswa dapat berdiskusi, berbagi dokumen, dan mengerjakan tugas bersama secara real-time tanpa harus bertatap muka langsung.
Pemanfaatan Media Sosial
Media sosial seperti WhatsApp dan Telegram juga sering digunakan sebagai media komunikasi dalam pembelajaran kelompok. Melalui grup diskusi, siswa dapat bertukar informasi dan saling mendukung dalam menyelesaikan tugas.
Tantangan Penggunaan Teknologi
Meskipun teknologi memudahkan kolaborasi, ada tantangan seperti keterbatasan akses internet dan kurangnya literasi digital. Guru dan siswa perlu meningkatkan kemampuan literasi digital agar dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran kelompok.