Strategi Implementasi Belajar Tuntas

Revision as of 22:03, 31 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Agar Belajar Tuntas dapat diterapkan secara optimal, diperlukan strategi implementasi yang tepat di lingkungan sekolah. Strategi ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi.

Perencanaan Pembelajaran

Tahap perencanaan meliputi penetapan indikator pencapaian kompetensi, pengembangan perangkat pembelajaran, dan penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Guru harus memastikan perangkat pembelajaran mendukung terlaksananya Belajar Tuntas.

Pelaksanaan dan Monitoring

Pada tahap pelaksanaan, guru perlu menerapkan metode pembelajaran aktif dan melakukan evaluasi formatif secara berkala. Monitoring dilakukan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan intervensi yang sesuai.

Evaluasi dan Tindak Lanjut

Hasil evaluasi menjadi dasar untuk melakukan remediasi atau pengayaan. Kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua sangat penting agar proses Belajar Tuntas berjalan dengan baik.