Perbandingan UTF-8 dengan Pengodean Lain

Revision as of 21:51, 31 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

UTF-8 merupakan salah satu dari beberapa pengodean karakter yang digunakan untuk representasi data teks. Selain UTF-8, terdapat juga pengodean seperti UTF-16, UTF-32, dan pengodean berbasis ISO 8859. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tergantung pada kebutuhan aplikasi dan lingkungan operasional.

UTF-8 vs UTF-16

UTF-8 menggunakan satu hingga empat byte untuk setiap karakter, sedangkan UTF-16 menggunakan dua atau empat byte. UTF-8 lebih efisien untuk teks yang didominasi karakter Latin, sedangkan UTF-16 lebih efisien untuk teks dengan banyak karakter Asia Timur.

UTF-8 vs ASCII dan ISO 8859

UTF-8 kompatibel dengan ASCII, sedangkan pengodean seperti ISO 8859 hanya mendukung karakter dalam bahasa tertentu dan tidak mendukung seluruh karakter Unicode. Ini membatasi ISO 8859 dalam aplikasi multibahasa.

UTF-8 vs UTF-32

UTF-32 menggunakan empat byte untuk setiap karakter tanpa kecuali, sehingga jauh lebih boros ruang penyimpanan dibandingkan UTF-8. Namun, UTF-32 memungkinkan akses acak ke karakter lebih mudah, yang kadang dibutuhkan dalam aplikasi tertentu.