Simulasi Deterministik

Revisi sejak 31 Juli 2025 21.37 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Simulasi deterministik adalah metode simulasi di mana hasil yang dihasilkan selalu sama jika kondisi awal dan parameter input tidak berubah. Metode ini digunakan secara luas dalam berbagai bidang, seperti rekayasa, ekonomi, dan sistem informasi.

Ciri-Ciri Simulasi Deterministik

Pada simulasi deterministik, tidak ada elemen acak yang mempengaruhi jalannya simulasi. Semua variabel dan hubungan antar variabel diatur oleh hukum atau persamaan yang pasti. Sebagai contoh, simulasi aliran lalu lintas yang hanya mempertimbangkan hukum fisika dan aturan jalan merupakan simulasi deterministik.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan utama simulasi deterministik adalah kemudahan dalam proses verifikasi dan validasi, karena hasilnya dapat direproduksi kapan saja. Namun, pendekatan ini tidak cocok untuk sistem yang dipengaruhi oleh banyak faktor acak, sehingga hasil simulasi bisa kurang realistis dalam beberapa kasus.

Aplikasi dalam Industri dan Penelitian

Simulasi deterministik banyak digunakan dalam perancangan sistem produksi, perencanaan proyek, dan evaluasi performa jaringan komputer. Namun, untuk sistem yang sangat kompleks dan penuh ketidakpastian, sering digunakan simulasi stokastik untuk memperkirakan kemungkinan hasil yang lebih luas.