Filamen intermediat merupakan salah satu dari tiga komponen utama sitoskeleton yang ditemukan di dalam sitoplasma sel eukariotik. Filamen ini dinamakan "intermediat" karena ukurannya berada di antara mikrotubulus dan filamen aktin, dengan diameter sekitar 10 nm. Filamen intermediat berperan utama dalam memberikan stabilitas mekanik dan kekuatan pada sel.
Struktur Filamen Intermediat
Filamen intermediat tersusun dari berbagai jenis protein, tergantung pada tipe sel. Contohnya adalah keratin pada sel epitel, vimentin pada jaringan ikat, dan desmin pada otot. Protein-protein ini membentuk struktur seperti tali yang sangat kuat dan tahan terhadap tekanan mekanik.
Fungsi Filamen Intermediat
Peran utama filamen intermediat adalah menjaga integritas struktur sel dan menahan tekanan eksternal. Filamen ini juga membentuk struktur penyokong inti sel (lamina nukleus) dan berperan dalam pembentukan desmosom yang menghubungkan sel-sel tetangga.
Kontribusi pada Kesehatan dan Penyakit
Kelainan pada filamen intermediat dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti epidermolisis bulosa (kelainan kulit) dan distrofi otot. Studi mengenai filamen intermediat penting dalam biologi sel, patologi, dan pengembangan terapi medis.