Sitokinesis dan Pembelahan Asimetris

Revision as of 20:31, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Selain pembelahan simetris, sitokinesis juga dapat terjadi secara asimetris. Proses ini sangat penting dalam perkembangan embrio dan diferensiasi sel pada organisme multiseluler.

Mekanisme Pembelahan Asimetris

Pada pembelahan asimetris, distribusi sitoplasma dan organel tidak merata antara dua sel anak. Salah satu sel akan menerima lebih banyak sitoplasma atau komponen tertentu yang akan menentukan nasib atau fungsi sel tersebut di masa depan.

Contoh pada Perkembangan Embrio

Fenomena ini sering ditemukan pada tahap awal perkembangan embrio, seperti pada zigot hewan. Salah satu sel anak dapat berkembang menjadi embrio, sementara yang lain menjadi plasenta atau struktur pendukung lainnya.

Implikasi dalam Biologi Perkembangan

Sitokinesis asimetris merupakan mekanisme penting dalam biologi perkembangan untuk menghasilkan keragaman sel dan jaringan yang berbeda dalam satu organisme.