Sinapsis dapat dibedakan menjadi dua jenis utama berdasarkan mekanisme transmisi impulsnya, yaitu sinapsis elektrik dan sinapsis kimia. Kedua jenis sinapsis ini memiliki perbedaan mendasar dalam cara kerja dan peranannya di sistem saraf.
Sinapsis Elektrik
Pada sinapsis elektrik, impuls saraf ditransmisikan secara langsung melalui gap junction antar neuron. Transmisi pada sinapsis ini berlangsung sangat cepat dan sering ditemukan pada jaringan otot jantung dan beberapa jaringan otak.
Sinapsis Kimia
Pada sinapsis kimia, transmisi impuls melibatkan pelepasan neurotransmitter. Sinapsis kimia lebih lambat dibanding sinapsis elektrik, namun memiliki keunggulan dalam hal pengaturan dan modifikasi sinyal.
Perbandingan dan Peran Masing-masing
Sinapsis elektrik berperan penting dalam respon cepat, sedangkan sinapsis kimia dominan dalam pengolahan informasi yang kompleks dan proses pembelajaran.