Peran Bakteri dalam Daur Sulfur

Revision as of 20:24, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Bakteri memegang peranan kunci dalam daur sulfur, terutama dalam proses transformasi kimia sulfur di lingkungan. Tanpa kehadiran bakteri, siklus sulfur tidak dapat berlangsung dengan optimal, yang dapat berdampak pada ketersediaan sulfur bagi organisme lain.

Jenis Bakteri Pengurai Sulfur

Beberapa kelompok bakteri pengoksidasi sulfur seperti Thiobacillus dan Beggiatoa mampu mengubah hidrogen sulfida menjadi sulfat melalui proses oksidasi. Sementara itu, bakteri pereduksi sulfur, seperti Desulfovibrio, melakukan reduksi sulfat menjadi hidrogen sulfida.

Proses Biokimiawi

Proses-proses ini penting dalam menyuplai bentuk-bentuk sulfur yang dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan dan organisme lain. Hasil aktivitas bakteri juga membantu mengembalikan sulfur ke atmosfer atau ke dalam tanah.

Implikasi Ekologis

Aktivitas bakteri dalam daur sulfur berpengaruh langsung pada kesuburan tanah dan kesehatan ekosistem perairan, serta berperan dalam mitigasi polutan seperti hidrogen sulfida beracun.