Konjugasi pada Escherichia coli

Revision as of 20:24, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Konjugasi pada Escherichia coli merupakan model yang paling banyak dipelajari dalam bidang genetika bakteri. Proses ini digunakan untuk memahami transfer gen horizontal dan mekanisme evolusi mikroba. E. coli menjadi organisme model karena pertumbuhan cepat dan mudah dimanipulasi secara genetik.

Proses Konjugasi pada E. coli

Pada E. coli, konjugasi dimulai ketika sel F+ (membawa plasmid F) membentuk pilus seksual yang menempel pada sel F-. Setelah kontak terbentuk, DNA plasmid F dipindahkan ke sel penerima dengan mekanisme rolling circle.

Implikasi Penelitian

Studi konjugasi pada E. coli telah membantu ilmuwan memahami penyebaran gen resistensi antibiotik dan evolusi genom mikroba. Proses ini juga menjadi dasar pengembangan teknik rekayasa genetika untuk transfer gen ke bakteri lain.

Aplikasi di Industri dan Bioteknologi

Pemahaman konjugasi pada E. coli dimanfaatkan dalam produksi protein rekombinan, pembuatan vaksin, dan studi interaksi mikroba di lingkungan alami maupun buatan.