Perikardium dan Tamponade Jantung

Revision as of 20:17, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Tamponade jantung adalah kondisi medis darurat yang terjadi akibat penumpukan cairan atau darah di ruang perikardium, sehingga menekan jantung dan mengganggu fungsinya. Perikardium yang elastis dapat menahan penumpukan cairan dalam jumlah kecil, tetapi jika jumlahnya meningkat secara tiba-tiba, dapat terjadi tamponade.

Penyebab Tamponade Jantung

Tamponade jantung biasanya disebabkan oleh trauma dada, komplikasi pasca operasi jantung, atau akibat penyakit seperti kanker dan infeksi. Penumpukan cairan yang cepat menyebabkan tekanan pada jantung, sehingga menghambat pengisian darah ke dalam ruang-ruang jantung.

Gejala dan Diagnosis

Gejala utama tamponade jantung meliputi sesak napas, tekanan darah rendah, dan pembengkakan vena leher. Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan fisik, ekokardiografi, dan tes pencitraan seperti CT scan atau MRI.

Penanganan Tamponade Jantung

Penanganan utama adalah dengan melakukan perikardiosentesis, yaitu prosedur medis untuk mengeluarkan cairan dari ruang perikardium. Dalam kasus berat, mungkin diperlukan tindakan pembedahan untuk memperbaiki sumber perdarahan atau mengangkat sebagian perikardium.