Siklus Nitrogen

Revision as of 20:10, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Siklus nitrogen adalah proses alami yang menggambarkan pergerakan nitrogen melalui atmosfer, tanah, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Siklus ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung kehidupan di Bumi. Tanpa siklus ini, makhluk hidup tidak akan mendapatkan nitrogen yang diperlukan untuk membentuk senyawa vital.

Proses Utama dalam Siklus Nitrogen

Siklus nitrogen melibatkan beberapa proses utama, di antaranya fiksasi nitrogen, nitrifikasi, asimilasi, amonifikasi, dan denitrifikasi. Pada fiksasi nitrogen, gas N2 diubah menjadi senyawa amonia oleh bakteri tertentu atau melalui fenomena alam seperti petir. Proses nitrifikasi kemudian mengubah amonia menjadi nitrit dan nitrat, yang dapat diserap tumbuhan.

Peran Mikroorganisme

Mikroorganisme, terutama bakteri, memiliki peran sentral dalam siklus nitrogen. Bakteri fiksasi nitrogen seperti Rhizobium hidup bersimbiosis di akar tumbuhan polong-polongan. Bakteri denitrifikasi mengubah nitrat kembali menjadi gas nitrogen, mengembalikannya ke atmosfer.

Dampak Aktivitas Manusia

Kegiatan manusia seperti penggunaan pupuk sintetis dan pembakaran bahan bakar fosil telah mengubah keseimbangan siklus nitrogen. Kelebihan nitrogen di lingkungan dapat menyebabkan eutrofikasi pada perairan dan berkontribusi terhadap polusi udara melalui pembentukan oksida nitrogen.