Nefritis Interstisial

Revision as of 20:08, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Nefritis interstisial adalah bentuk peradangan ginjal yang terutama mempengaruhi jaringan interstisium dan tubulus ginjal, bukan glomerulus. Kondisi ini dapat terjadi secara akut maupun kronis, tergantung pada penyebab dan durasi paparan faktor pemicunya. Nefritis interstisial sering dikaitkan dengan penggunaan obat-obatan tertentu, infeksi, atau penyakit sistemik.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab utama nefritis interstisial adalah reaksi alergi atau toksik terhadap obat-obatan seperti antibiotik, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan diuretik. Infeksi virus dan bakteri juga dapat memicu peradangan pada interstisium ginjal. Selain itu, penyakit autoimun seperti sindrom Sjögren dapat menjadi faktor risiko.

Gejala Nefritis Interstisial

Gejala utamanya meliputi penurunan jumlah urin, nyeri pinggang, demam, dan ruam kulit. Pada kasus kronis, gejala dapat berkembang secara perlahan dan sering kali tidak spesifik. Disfungsi ginjal dapat terjadi jika peradangan berlanjut tanpa pengobatan.

Pengobatan dan Prognosis

Penanganan nefritis interstisial mencakup penghentian obat penyebab, terapi kortikosteroid, dan pengelolaan gejala. Prognosis umumnya baik jika penyebab diketahui dan segera diatasi, namun pada kasus kronis dapat terjadi kerusakan ginjal permanen.