Gejala dan Manifestasi Nekrosis

Revision as of 20:08, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Nekrosis adalah proses kematian sel yang disebabkan oleh faktor eksternal dan sering kali menimbulkan gejala klinis yang dapat dikenali. Manifestasi nekrosis sangat bergantung pada lokasi dan luasnya jaringan yang terkena. Identifikasi gejala nekrosis sangat penting untuk penanganan medis yang tepat.

Gejala Umum

Gejala nekrosis dapat berupa pembengkakan, kemerahan, dan nyeri pada area yang terdampak. Jika nekrosis terjadi di permukaan kulit, dapat muncul jaringan berwarna hitam atau coklat akibat kematian sel-sel kulit.

Manifestasi Spesifik pada Organ

Pada organ dalam, seperti hati atau ginjal, nekrosis dapat menyebabkan gangguan fungsi organ tersebut. Nekrosis pada otot jantung dapat menimbulkan infark miokard, sedangkan pada otak dapat menyebabkan stroke.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Jika tidak ditangani, jaringan nekrotik dapat menjadi tempat pertumbuhan bakteri sehingga memicu infeksi sekunder atau sepsis. Selain itu, dapat terjadi pembentukan abses dan gangren pada area yang terdampak.