Kemotaksis pada Sistem Imun Manusia

Revision as of 19:50, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Sistem imun manusia memanfaatkan kemotaksis sebagai salah satu mekanisme utama untuk mempertahankan tubuh dari serangan patogen. Sel-sel imun dapat bergerak secara terarah menuju lokasi infeksi atau peradangan dengan mendeteksi sinyal kimia tertentu.

Kemotaksis pada Neutrofil

Neutrofil merupakan jenis leukosit yang sangat responsif terhadap kemotaksis. Mereka bergerak menuju area yang mengandung konsentrasi tinggi kemokin, yaitu molekul sinyal yang dilepaskan oleh sel-sel yang terinfeksi atau rusak.

Peran Monosit dan Makrofag

Selain neutrofil, monosit dan makrofag juga menggunakan kemotaksis untuk bermigrasi ke area peradangan. Proses ini penting untuk fagositosis dan eliminasi patogen.

Signifikansi dalam Respons Imun

Tanpa kemotaksis, sel-sel imun tidak dapat secara efektif menemukan dan menghancurkan mikroorganisme penyebab penyakit, sehingga pertahanan tubuh menjadi lemah. Oleh sebab itu, kemotaksis merupakan salah satu fondasi utama dalam imunitas tubuh manusia.