Transplantasi Hepar

Revision as of 19:44, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Transplantasi hepar merupakan salah satu prosedur medis yang dilakukan untuk menggantikan hati yang rusak dengan hati yang sehat dari pendonor. Prosedur ini biasanya dilakukan pada pasien dengan penyakit hati stadium akhir yang tidak dapat lagi diobati dengan terapi medis biasa. Transplantasi hepar telah menyelamatkan banyak nyawa dan menjadi solusi utama bagi penderita gagal hati.

Indikasi Transplantasi

Beberapa kondisi yang menjadi indikasi utama transplantasi hati antara lain sirosis, hepatitis fulminan, dan karsinoma hepatoseluler. Pasien yang memenuhi kriteria akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu transplantasi untuk mendapatkan donor hati yang kompatibel.

Proses Transplantasi

Transplantasi hepar melibatkan proses pengangkatan hati yang rusak dan penggantian dengan organ donor. Prosedur ini memerlukan tim medis yang terlatih dan fasilitas khusus untuk memastikan keberhasilan dan mencegah komplikasi.

Tantangan dan Komplikasi

Meskipun transplantasi hepar menawarkan harapan hidup baru, prosedur ini juga memiliki tantangan seperti risiko penolakan organ, infeksi, dan kebutuhan pengobatan imunosupresan seumur hidup. Oleh karena itu, pemantauan pasca operasi sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang.